Melihat Peninggalan Sejarah yang Ada di Museum Kereta Api Ambarawa

Wisata —Jumat, 12 Nov 2021 14:41
    Bagikan  
Melihat Peninggalan Sejarah yang Ada di Museum Kereta Api Ambarawa
Museum Kereta Api Mabarawa/pint

Museum merupakan salah satu tempt wisata bersejarah yang mengedukasi dan pastinya memiliki berbagai koleksi yang unik. Mengunjungi museum menjadi salah satu cara untuk belajar sambil liburan, karena tidak hanya mendapatkan kesenangannya saja, wisatawan juga akan mendapatkan ilmu baru jika berkunjung ke museum. Banyak sekali museum yang ada di Indonesia, hal ini membuat wisatawan asing yang datang ke Indonesia tidak lupa untuk menyempatkan diri datang ke tempat bersejarah. Salah satu museum yang harus dikunjungi yaitu Museum Kereta Api Ambarawa yang terletak di Semarang.

Dulunya Museum Kereta Api Ambarawa ini hanyalah stasiun kereta api biasa, tetapi seiring berkembangnya zaman, tempat ini dialihfungsikan menjadi sebuah museum kereta api pertama di Indonesia. Museum ini pertama kali diresmikan pada tanggal 21 Mei 1873 oleh Nedherlandsch Indische Spoorweg Maatschappij (NISM) bersamaan dengan pembukaan lintas Kedungjati-Ambarawa. Pembangunan tersebut merupakan syarat yang harus dipenuhi NISM guna mendapatkan izin konsensi pembangunan jalur kereta api pertama Semarang-Vorstenlanden (Solo-Yogyakarta).

Daya Tarik

Museum Kereta Api Ambarawa menyimpan banyak sekali benda-benda peninggalan zaman dahulu, salah satunya yaitu koleksi lokomotf uap zaman dahulu. Banyak sekali jenis lokomotif yang ada disini, diantaranya yaitu lokomotif bernomor B2502, B 2503, dan B 5112. Selain itu ada juga lokomotif seri B, C, D hingga jenis paling besar yaitu CC. Di museum ini juga terdapat mesin pembuatan tiket pada zaman dahulu yang diciptakan oleh Thomas Edmunson tahun 1840. Selain itu museum ini juga memiliki mesin penghitung kentungan kereta api, lonceng kereta, telegraf, telepon dagi masa ke masa dan juga peluit petugas rel.Setiap hari libur, wisatawan bisa merasakan sensasi naik kereta dengan rute yang ditempuh Ambarawa-Bedono (pp) dengan jarak tempuh 35 km. Dan Ambarawa-Tuntang (pp) dengan jarak tempuh sejauh 7 km. Perjalanan yang dilalui tidak akan membosankan karena setiap perjalanan yang di lalui terlihat jelas pesona Gunung Merbabu, Ungaran, dan Telomoyo. Desain tempat yang klasik membuat tempat ini dijadikan sebagai spot foto oleh wisatawan.

Baca juga: Desa Trunyan, Tempat Wisata yang Angker di Bali

Baca juga: Keindahan Pantai Teluk Awur Jepara, dengan Hamparan Pasir Putih

Lokasi dan Rute

Museum Kereta Api Ambarawa memiliki lokasi yang sangat strategis karena berada di Jl. Stasiun, Jl. Panjang Kidul No.1, Semarang, Jawa Tengah. Rute yang harus di tempuh untuk sampai ke tempat ini memang sangat mudah.

Harga Tiket dan Fasilitas

Museum Kereta Api Ambarawa mulai beroperasional dari pukul 08:00 sampai dengan pukul 16:00. Wisatawan yang ingin datang ke tempat ini tidak perlu mengeluarkan biaya yang mahal, berikut biaya yang harus dikeluarkan, diantaranya:

  1. Tiket anak 3-12 tahun Rp. 5.000/ orang
  2. Tiket dewasa Rp. 10.000/ orang
  3. Tiket wisatawan mancanegara Rp. 10.000/ orang
  4. Tiket pelajar Rp. 5.000/ orang
  5. Tiket wisata kereta Rp. 70.000/ orang

Fasilitas yang ada di Museum Kereta Api Ambarawa sangat lengkap, diantaranya:

- Area parkir

- Toilet

- Mushola

- Restoran./Reg.

Baca juga: Warna Indah yang Jarang Terdengar Namanya

Baca juga: Entrance Ticket & Flora Travel San Terra Malang


Editor: Regina
    Bagikan  

Berita Terkait