Pelaku Usaha di Pangandaran Berharap Agar Ekonomi Segera Stabil Setelah Objek Wisata di Buka

Wisata —Selasa, 14 Sep 2021 12:12
    Bagikan  
Pelaku Usaha di Pangandaran Berharap Agar Ekonomi Segera Stabil Setelah Objek Wisata di Buka
Pelaku Usaha di Pangandaran Berharap Agar Ekonomi Segera Stabil Setelah Objek Wisata di Buka - Pinterest

Pembukaan objek wisata Pangandaran sejak Jumat 3 September 2021 jadi harapan baru pelaku usaha untuk menstabilkan keadaan perekonomian.

Salah seorang pedagang asongan di pantai Barat Pangandaran Parman mengatakan, sejak objek wisata di Pangandaran ditutup selama satu bulan lantaran PPKM Darurat hingga PPKM Leveling Jawa-Bali berdampak pada buruknya perekonomian masyarakat.

"Kami harap dibukanya objek wisata ada perbaikan ekonomi untuk masyarakat seperti pelaku usaha yang ada dikawasan objek wisata," ujarnya kepada POSTPANGANDARAN, Minggu 5 September 2021.

Parman mengaku sejak objek wisata ditutup dirinya tidak punya penghasilan karena tidak bisa berjualan.

"Biasanya penghasilan sehari kalau saya jualan sebelum ada penutupan wisata kisaran Rp150 ribu, sejak objek wisata ditutup saya tak memiliki penghasilan," ungkapnya.

Baca juga: Berikut Jadwal Persib Bandung dalam Turnamen Piala Wali Kota Solo

Baca juga: Kenali Bau-bauan yang Menandakan Mahluk Halus Berada di Dekatmu !

Parman menjelaskan, banyak rekannya yang mengalami hal sama, bahkan tidak sedikit yang menjual barang rumah tangga yang dimiliki untuk sekedar menyambung hidup.

"Beban biaya makan dan keperluan lainnya setiap hari harus terpenuhi, sedangkan penghasilan tidak ada, maka mau tidak mau lebih baik menjual barang yang ada dirumah," jelas Parman.

Parman berharap masyarakat kecil bisa bernapas lega dan memaksimalkan usaha supaya kondisi ekonomi stabil seperti sebelum terjadi pandemi.

Sementara pada hari ke tiga objek wisata buka, arus lalu lintas jalur Kalipucang-Pangandaran terpantau ramai lancar.

Begitu juga diperbatasan Jawa Tengah-Jawa Barat tepatnya di pertigaan Kalipucang nampak adanya kepadatan arus kendaraan.

Namun tidak ada lokasi titik kemacetan setelah hari ke dua objek wisata dibuka. (Deni) - Dilansir dari Depostpangandaran.com


Editor: Ajeng
    Bagikan  

Berita Terkait