Sketsa Rasa, Percakapan Hati

Pendidikan —Minggu, 24 Oct 2021 12:40
    Bagikan  
Sketsa Rasa, Percakapan Hati
Image : pinterest

BATAM, DEPOSTBATAM


Oleh: Amir Machmud NS


PERCAKAPAN MATA

bilah tajamkah yang menyayatku
atau matamu jadi sembilu
menusuk berkata-kata
pasti tentang makna
lantaran pijar tak lagi bicara
dan cahayanya membiarkan
hanya pendar yang bercakap riuh arti

katakanlah apa katakan
dalam diam kita tak berdiam
matamu cukup berkisah panjang
tentang bahasa mataku
kau bilang pernah melukai jantungmu
padahal hanya dengan sinar buram
mengiris sayat hati temaram

mata kita bercakap hari ini
merawat ceritera yang tersimpan
terbaca dari pustaka kornea
di kedalaman rongga yang tawar menyiksa
yakinkah kau mengirim bahasa
yang menegas bukan hanya isyarat?

dari mataku bacalah bahasa
aku tak perlu lagi bicara
cukup dengan sekeping rasa
pilihan menjadi percakapan

mata dan hati tak lagi menipu
hati dan mata tak lagi ke mana.
(2020)

Baca juga: Jadwal Babak Playoff Hari Ke-3 MPL Sabtu 23 Oktober 2021, Lower Bracket Evos Legends Vs Alter Ego

Baca juga: Ini Dia Game Mobile Legends, Game eSport Terfavorit di Indonesia bahkan di Asia Tenggara

PERCAKAPAN RASA

kutahu cukup dengan rasa
kupaham cukup dengan secuil makna
kita bertali dengan bahasa
kita merasai dengan puisi
antarlah larut mengantar larut jiwa
dan kita meraba hati

tahukah kau cukup dengan rasa
sampai pula pesan jingga
pahamkah kau cukup mendapat makna
sebiji zirah menitip kisah
takkan kubenam ke lelarut hidup

percakapan menyayat kata
pisaumu mengiris tipis
pisauku tumpul memaksa
rasa menumpuk luka
kaubilang ini lukamu
kubilang ini lukaku
dengan rasa saling meluka

rasa merasai perasaanmu
rasa terasai perasaanku
bahasa rasamu membahasakanku
bahasa rasaku membahasakanmu

lewat mata tak perlu berkata-kata
lewat kata tak harus menata mata
toreh sajalah dan tinggalkan
puisi yang melantun kecapi sendu...
(2020)

Baca juga: Resep Makanan, Cara Membuat Ebi Furai Lezat dan Mudah Dibuat di Rumah

Baca juga: Cerita Seram, Mitos Legenda Hantu Songko di Sulawesi Utara yang Berjubah Hitam

PERCAKAPAN HATI

dengan bahasa mata
kita percakapkan rasa
hati muaranya
menyimpan semua
huruf, titik, koma
dan kalimat tertera

kau luapkan semua
tanpa mata tanpa rasa
kuyakin hati tahu
ada detak lebih menguar
di semua kulit dan sendi
di hidup menandaskan
ada bahasa lebih memancar

hati membahasakan
rasa mengungkapkan
mata menyinarkan
kulangkahkan keyakinan
tentang semurni-murninya
percakapan

kaupaham yang kupaham
kupaham yang kaupaham
serasa mantera menghunjam.
(2020)

-- Amir Machmud NS, penyair dan wartawan yang tinggal di Semarang. Puisi-uisinya tersebar di berbagai media dan antologi bersama. Empat antologi tunggalnya telah terbit, yakni Tembang Kegelisahan (2020), Percakapan dengan Candi (2021), Kematian, Setiap Kali (2021), dan Dari Peradaban Gunadarma (2021).

dilansir dari :matajateng.com

Baca juga: Meriahnya Penyambutan Warga kepada Ganjar di Ternate, Dari Cakalele Hingga Rebana

Editor: Zaen
    Bagikan  

Berita Terkait