Cara Kerja Kafein dan Manfaatnya

Kesehatan —Selasa, 23 Nov 2021 14:50
    Bagikan  
Cara Kerja Kafein dan Manfaatnya
image/pinterest

DEPOSTBATAM

Kafein adalah zat alami yang banyak terkandung di dalam tanaman teh, kopi, dan kakao. Zat ini juga sering ditambahkan pada minuman berenergi atau teh pelangsing. Setelah dikonsumsi, kafein akan diserap ke aliran darah dan kemudian dibawa ke hati untuk dipecah menjadi senyawa yang bisa memengaruhi fungsi berbagai organ.

Selama ini, mungkin Anda menyangka bahwa kopi adalah satu-satunya sumber kafein. Ternyata, ada banyak sekali sumber kafein, selain kopi. Beberapa manfaat kafein untuk kesehatan, juga sudah diakui oleh dunia medis. Namun, Anda juga perlu tahu efek samping kafein, jika dikonsumsi berlebihan.

Cara kerja kafein

Kafein merupakan salah satu zat yang bekerja dengan cara menstimulasi sistem saraf pusat.

Bila sudah masuk ke dalam tubuh, kafein akan diserap dari darah ke jaringan tubuh. Konsentrasi tertinggi kafein dalam plasma yaitu 15 – 120 menit setelah kafein dicerna tubuh.

Mekanisme kafein mirip dengan kerja adenosin, yakni senyawa yang berperan sebagai neurotransmitter inhibitor (menghambat sinyal otak) dan berikatan dengan reseptor (penerimaan) pada otak.
Manfaat Kafein

Jika memang dianggap sebagai obat, apa saja manfaat kafein bagi kesehatan, yang sangat digemari oleh masyarakat dunia?

1. Meningkatkan daya ingat

Sebuah penelitian meminta para respondennya mengonsumsi 200 miligram (mg) kafein, setelah mempelajari dan memperhatikan sejumlah gambar. Keesokan harinya, mereka ditanya tentang yang gambar-gambar tersebut, dan ternyata mampu mengingatnya.

Hal ini menjadi bukti bahwa manfaat kafein bisa meningkatkan memori jangka panjang. Selain itu, sebuah penelitian dari Universitas Johns Hopkins, Amerika Serikat, juga merekomendasikan konsumsi kafein setelah belajar. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan memori jangka panjang.

2. Menurunkan berat badan

Manfaat kafein lainnya adalah menurunkan berat badan. Sebab, kafein memang bisa menekan nafsu makan serta mengurangi keinginan untuk makan, meski sifatnya sementara.

Selain itu, kafein juga dipercaya bisa merangsang munculnya proses produksi panas (thermogenesis), yang berpotensi menekan nafsu makan, membakar lemak, hingga meningkatkan metabolisme.

Namun, penelitian lebih lanjut masih perlu dilakukan, untuk membuktikan manfaat kafein sebagai penurun berat badan.
3. Meningkatkan performa olahraga

Pernahkah Anda melihat orang-orang menyeruput kopi atau teh, sebelum mengangkat beban di gym? Bukan tanpa alasan, mereka mengonsumsi kafein, sebelum berolahraga.

Badan Keamanan Pangan Eropa (The European Food Safety Agency), mengakui bahwa kafein dapat meningkatkan kinerja dan kapasitas daya tahan. Performa fisik saat berolahraga pun meningkat. Inilah sebabnya banyak orang yang suka minum kopi, sebelum berolahraga.

Namun, penelitian yang membuktikan manfaat kafein untuk meningkatkan performa olahraga, baru sebatas pada atlet maupun profesional di bidang terkait. Penelitian terhadap kalangan umum, masih perlu dilakukan.

Baca juga: Festival Musim Panas Tenjin Matsuri

Baca juga: Pitch Perfect : The Bellas Acappella Girl Group

4. Mengurangi risiko penyakit Parkinson dan Alzheimer

Sebuah penelitian membuktikan, mengonsumsi kafein secara teratur, dalam jangka waktu panjang, bisa mengurangi risiko terserang penyakit Alzheimer.

Tidak hanya itu, beberapa riset juga melaporkan, orang-orang yang mengonsumsi kafein dalam jumlah yang lebih banyak, tidak berisiko terserang penyakit parkinson.

5. Mencegah kanker kulit

Penelitian pada hewan membuktikan, kafein yang dioleskan ke kulit, dapat mencegah sinar ultra violet (UV) penyebab kanker kulit.

Penelitian lain juga menyebutkan, mengonsumsi 3 gelas kopi berkafein setiap hari, dapat menurunkan risiko karsinoma sel basal (salah satu jenis kanker kulit) sebanyak 21% pada wanita, dan 10% pada pria.

6. Mengatasi depresi

Dalam sebuah studi, para peneliti mempelajari gaya hidup sekitar 50 ribu wanita, yang tidak mengidap gangguan mental depresi. Para peneliti ini kemudian melakukan riset terhadap puluhan ribu wanita itu, selama 10 tahun.

Para responden yang meminum 2-3 gelas kopi berkafein, mengalami penurunan risiko terserang gangguan mental depresi, sebanyak 15%, dibandingkan dengan partisipan yang hanya mengonsumsi satu cangkir kopi berkafein, dalam satu minggu.

Sebab, efek stimulan kafein bisa melepas dopamin dan serotonin, yang membuat seseorang merasa senang serta bahagia.

7. Meningkatkan kewaspadaan

Sekitar 75 mg kafein, dipercaya bisa meningkatkan kewaspadaan dan perhatian Anda terhadap lingkungan sekitar. Selain itu, 160-600 mg kafein, dipercaya bisa meningkatkan kewaspadaan mental dan kemampuan daya ingat.

Manfaat kafein memang sangat beragam, tapi hal ini hanya berlaku jika Anda mengonsumsinya dalam batas wajar karena terlalu banyak mengonsumsi kafein tentu bisa berdampak buruk bagi kesehatan. Oleh sebab itu, para ahli menyarankan 400 mg (miligram) merupakan jumlah kafein yang aman dikonsumsi orang dewasa setiap hari./Reg.

dilansir dari matajogja.com

Baca juga: Kunci Sukses? Bacalah Amalan Dzikir Ini Agar Kalian Sukses Dan Selalu Beruntung

Baca juga: Beberapa Tempat ini Menjadi Favorit Bagi Mereka Mahkluk Halus


Editor: Regina
    Bagikan  

Berita Terkait